Yang Besar Berawal Dari Kecil

usaha kecil

Seringkali kita mendengar seorang nenek yang memuji cucunya dengan kata-kata seperti ini “Sudah besar sekarang yaa si A, padahal dulu kecil banget”.

Atau seorang bapak yang dengan kagum memuji rekannya setelah mendengar kisah suksesnya membangun usaha. “Wah tidak tahu kapan mulainya, usahamu tahu-tahu sudah besar saja. Sebentar lagi kamu masuk golongan konglomerat di Indonesia.”

Kita sering mendengar percakapan seperti ilustrasi di atas dalam berbagai kesempatan. Karena kehidupan sehari-hari sudah cukup “memusingkan” seringkali kita abai terhadap perkembangan orang-orang diluar keluarga.

Jangankan untuk memerhatikan bagaimana usaha yang dikembangkan orang lain, mengamati perkembangan anak-anak kita sendiri kadang terlupakan.

Akibatnya, ada orang yang tidak tahu telah seberapa besar, pintar, atau maju anak-anak di sekolah? Atau bagaimana pergaulan anak-anak muda zaman sekarang sehingga kita mengantisipasi “jaring” pengaman bagi anak sendiri.

Jadi tidak heran, ketika seseorang bertemu dengan teman lamanya yang berkecimpung di dunia usaha, ternyata usahanya maju luar biasa. Padahal saat memulai, usahanya sangat kecil dan tampak tak mampu bersaing.

Seringkali, kenyataan usaha kecil yang besar di kemudian hari tersebut menghentak bagi orang Indonesia. Dalam bayangan kita, saat memulai usaha sudah harus lengkap dengan modal yang kuat, persiapan matang dan melalui riset pasar mendetail.

Padahal, perusahaan besar dan menggurita sekarang ini dimulai dari usaha sangat kecil. Tidak jarang, bahkan dikembangkan dari kamar kos atau garasi rumah dengan modal pas-pasan dan hanya berlandaskan insting bisnis semata.

Artinya, sebuah usaha kecil yang sekarang digeluti, bukan tidak mungkin akan menjadi usaha yang besar di masa mendatang. Tinggal ketekunan, kerja keras dan memanfaatkan peluang yang ada untuk maju.

Jadi, tinggal kemauan kita untuk memulai usaha meskipun kecil tapi berpeluang menjadi besar di masa mendatang atau nyaman dengan kondisi sekarang? Nah, bagi yang “sudah” berniat membangun usaha kecil dari sekarang, tips berikut ini mungkin sangat membantu. Selamat membangun usaha….

10 Tip Memulai Usaha Kecil dan Meraih Sukses 

Kalau Anda melihat Bill Gates atau Mark Zuckenberg, pasti Anda tergiur dengan kekayaan mereka yang luar biasa. Tapi sadarkah Anda, bahwa mereka juga memulai semuanya dari usaha kecil mereka. Dan tak satupun dari mereka yang menduga bakal mencetak keberhasilan seperti sekarang.

Perusahaan pemula yang berubah menjadi perusahaan sukses bernilai miliaran bahkan triliunan, dalam dunia bisnis tak bedanya dengan pemenang lotere. Meletakkan semua uang Anda dan berharap mendapatkan jackpot, Anda justru bakalan terpuruk.

Berikut 10 aturan untuk memulai usaha kecil. Daftar ini lebih untuk membuat Anda menyadari kenyataan yang ada, ketimbang gila-gilaan mengejar impian terdahsyat Anda dalam berbisnis.

Lebih realistis. Saat membuat model bisnis, coba lihat ke sekeliling dan cari contoh sukses dari model bisnis yang Anda kehendaki, lalu pelajari. Bila Anda tak dapat menemukan, entah Anda yang luar biasa jenius, atau model bisnis Anda tidak bakal berhasil di dunia nyata.

Jangan menginvestasikan uang sendiri. Karena kebanyakan bisnis adalah perjalanan yang berisiko, carilah partner. Jadi, jika semuanya tidak berjalan semua rencana, Anda tidak bakal bangkrut karena dana start-up tadi, dan tidak dikejar utang.

Perbudak diri sendiri. Jika Anda tidak bersedia bekerja keras, lembur, melupakan keuntungan pribadi dan kesehatan, maka wirausaha bukan untuk Anda. Pada awalnya, Anda pasti tidak akan mampu membayar karyawan, sekalipun karyawan yang murah. Jadi, karyawan Anda, adalah Anda sendiri.

Hargai waktu. Beri nilai uang pada waktu Anda, misalnya Rp20 ribu perjam. Ini akan membantu saat Anda harus mengambil keputusan: Bila sebuah toko mengenakan biaya Rp10 ribu untuk pengiriman setiap minggu, dan Anda membutuhkan waktu 2 jam untuk pergi ke toko tersebut sendiri, maka bayar terus ongkos kirim dari perusahaan tersebut, karena lebih murah. Ini mungkin bertentangan dengan aturan ke 3, tapi bahkan budak sekalipun juga memiliki nilai ekonomi.

Rekrut karyawan dengan baik. Tanpa memedulikan ukuran usaha Anda, pada akhirnya Anda akan merekrut karyawan dari luar. Untuk itu, lakukan proses rekrutmen dengan hati-hati, tanpa tergesa-gesa, dan perlakukan hal tersebut sepenting saat Anda memulai usaha. Sangat disayangkan sikap pemilik usaha yang punya visi untuk usahanya, tapi merekrut karyawan yang justru menghalanginya meraih visi tersebut.

Jual kelebihannya, bukan harganya. Saat Anda memulai usaha, sudah sewajarnya Anda frustasi memasarkannya.Tapi, jika Anda bersaing pada harga, Anda pada akhirnya kan menjual dengan harga pas-pasan atau bahkan di bawah modal. Kuasai keahlian berkomunikasi dengan pelanggan, untuk menjelaskan bahwa harga produk Anda lebih tinggi karena memiliki nilai yang lebih baik.

Ketahui angka dasar. Mengetahui berapa banyak uang yang Anda butuhkan untuk menjalani usaha – mulai dari sewa toko, listrik, asuransi karyawan, sampai harga tinta printer, kertas, dan pajak. Lalu bagi semua itu dengan berapa hari dalam setahun Anda akan buka, dan… itulah angka dasar – jumlah minimum pendapatan yang Anda butuhkan setiap hari. Jika Anda tidak pernah berpikir tentang angka dasar, coba pikir ulang.

Gunakan teknologi terbaru. Teknologi anyar seperti aplikasi dan penyimpaanan data dengan cloud technology sangat murah dan membuat perusahaan kecil dapat bersaing dengan perusahaan besar. Manfaatkan teknologi rendah biaya yang ada di pasaran.

Perlakukan vendor dengan baik. Perlakukan vendor dan suplier Anda sebaik mungkin, seperti halnya Anda memperlakukan para pelanggan. Mereka bisa saja memberikan diskon berdasarkan besarnya volume pemesanan Anda, atau bahkan demi menjaga hubungan baik, serta berharap ada peningkatan volume di masa mendatang. Hubungan yang baik membuat mereka juga dapat memahami keterlambatan pembayaran, bahkan memberikan pengiriman gratis.

Jadilah yang terbaik. Anda tidak boleh setengah-setengah.Setiap hal yang Anda lakukan untuk klien harus lah yangterbaik. Apapun yang Anda buat dan jual, haruslah yang terbaik. Lakukan itu terus menerus, dan kekuatan word of mouth akan menyebar.  (Sumber: The Washington Post/Slate Magazine)

http://www.readersdigest.co.id/uang/investasi.dan.bisnis/10.tip.memulai.usaha.kecil.dan.meraih.sukses/004/001/52

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s