Nelson Mandela Wafat

Nelson MandelaNelson Mandela, Mantan presiden Afrika Selatan sekaligus pejuang anti Apartheid wafat dalam usia 95 tahun di Johannesburg. Presiden Afrika Selatan mengumumkan resmi wafatnya pemenang Nobel Perdamaian itu.

Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma mengumumkan wafatnya Mandela dalam konferensi pers Kamis (05/12). Pejuang anti-apartheid itu meninggal dalam keadaan tenang di rumahnya di Johannesburg. Mandela menderita infeksi paru-paru berat dalam lima bulan terakhir ini, dan sempat dirawat cukup lama di rumah sakit.

“Ini momentum dimana kita amat berduka. Bangsa ini kehilangan anak terbaiknya”, ujar Zuma dalam konferensi pers. Ia menambahkan “Mandela akan mendapat kehormatan dimakamkan secara kenegaraan. Dan di seluruh negeri, bendera dikibarkan setengah tiang.”Mandela Seorang Pejuang Gigih

Mandela yang dikenal di seluruh dunia dengan nama clannya “Madiba”, memberikan inspirasi jutaan warga di Afrika Selatan dan di seluruh dunia, terkait kegigihannya memperjuangkan kebebasan Afrika dari rezim apartheid. Ia menjadi simbol bagi kebebasan dan humanitas.

Akibat perjuangannya menentang rezim apartheid, dia harus meringkuk selama 27 tahun di dalam penjara. Mandela meretas jalan bagi rekonsiliasi warga kulit hitam dan kulit putih di negaranya.

Ia adalah presiden berkulit hitam pertama di Afrika Selatan yang menjabat dari 1994 hingga 1999. Pada tahun 1993 Mandela mendapat anugerah Nobel Perdamaian bersama mantan president Frederik Willem de Klerk. Yayasan Nobel memuji kedua tokoh itu berjasa besar menghapus apartheid secara damai, dan meletakkan landasan kokoh bagi demokrasi di Afrika Selatan.

Mandela menghabiskan minggu-minggu terakhir hidupnya bersama keluarga. Terakhir mantan presiden Afrika Selatan itu harus dibantu mesin pernafasan. Juga disebutkan ia mengalami gagal ginjal, sehingga harus menjalani aksi cuci darah.

Disebutkan, mendiang akan dimakamkan di kota kelahirannya Qunu di tenggara negeri itu. Para pengamat memperhitungkan, menimbang dinyatakannya hari berkabung nasional, upacara kenegaraan pemakaman Mandela akan dilakukan antara 5 hingga 7 hari mendatang. Pemakaman dipastikan akan dihadiri sejumlah besar kepala negara dan kepala pemerintahan dari seluruh dunia.

Kisah Perjuangan Melawan Apartheid

Kisah hidupnya adalah perjuangan panjang melawan sistem apartheid. Ia dipenjara puluhan tahun di Robben Island. Mandela, aktivis gerakan demonstrasi, meruntuhkan apartheid dan presiden kulit hitam pertama Afrika Selatan

10 Mei 1994, momentum besar bagi Afrika Selatan, mungkin yang terbesar dalam sejarahnya. “Tidak ada seorang pun di negara ini yang kembali akan sebuah kelompok di bawah kelompok lainnya. Semoga Tuhan melindungi Afrika”.

Saat itu Nelson Mandela menjadi presiden berkulit hitam pertama di Afrika Selatan. Dengan undang-undang baru yang modern dan berakhirnya apartheid.

Apartheid

Tahun 1930 di Jerman Hendrik Verwoerd, seorang pria kulit putih mengenal paham nasionalsosialisme dan terpengaruh kuat ideologi rasisme yang dilancarkan NAZI. Ia kemudian melahirkan gagasan apartheid dalam kolonialisme.

Orang-orang berkulit putih seperti Verwoerd memandang dirinya sebagai anggota kaum elit di benua hitam tersebut. Verwoerd dan partai nasionalisnya mendefinisikan apartheid sebagai perkembangan terpisah, antara kelompok yang diistimewakan dan yang dianggap lebih rendah.

Sebagai menteri untuk urusan masalah penduduk asli, Verwoerd yang kemudian menjadi Perdana Menteri ke-7 Afrika Selatan menempatkan mayoritas warga berkulit hitam di negara itu ke kawasan khusus yang disebut Bantustan atau homelands. Kawasan-kawasan pemukiman ini disediakan hanya untuk kaum kulit hitam.

Pemisahan ras itu menentukan tata kehidupan secara umum. Di tempat-tempat umum ditetapkan peraturan ketat pemisahan antara kaum kulit putih dan tidak berkulit putih. Pernikahan campuran dilarang. Dengan Group Areas Act tahun 1950 dilakukan pemisahan kawasan tempat tinggal. Pendidikan dan lapangan kerja juga diatur berdasarkan ras. Di luar homelands kaum berkulit hitam harus selalu membawa paspor.

Aksi anti apartheid

Akibat penekanan dan rasialisme, muncul gerakan protes yang diorganisir Kongres Nasional Afrika ANC, yang kemudian menjadi gerakan massal. Demonstrasi, boykot, mogok kerja dan pembakaran massal paspor-paspor.

Salah satu aktivis utamanya adalah pengacara muda Nelson Mandela, yang kemudian menjadi ketua ANC. Tahun 1960 di selatan Johannesburg 20 ribu warga kulit hitam tanpa paspor menyerbu pos polisi, membiarkan dirinya ditangkap pihak berwenang. Demonstrasi itu berakhir dengan pembunuhan massal.

ANC kemudian dilarang. Nelson Mandela melakukan perlawanan bersenjata dalam gerakan bawah tanah, dengan menyerang pusat-pusat industri. Tahun 1964 jajaran pimpinan gerakan bawah itu ditangkap. Nelson Mandela dan Walter Sisulu dkenai tahanan seumur hidup. Di pengadilan Mandela menekankan ia bersedia mati untuk visinya.

Diisolasi internasional

Dengan penerapan sistem apartheid Afrika Selatan semakin diisolasi masyarakat internasional. Sanksi perdagangan dan politik keuangan pada akhir 1980-an menyulitkan pemerintah nasionalis. Tekanan dari protes di jalanan, larangan mengikuti kejuaraan dunia serta pertandingan olimpiade menyebabkan pemerintah dari Frederik Willem De Klerk akhirnya melakukan perundingan dengan Kongres Nasional Afrika, ANC dengan syarat berakhirnya kekerasan tersebut.

Dalam pidato di parlemen tahun 1990 Presiden De Klerk mengumumkan reformasi serta berakhirnya pengasingan para aktivis. Nelson Mandela dibebaskan 11 Februari 1990 dalam usia 74 tahun, setelah ditahan 27 tahun. Ia berhasil melalui masa penahanan tersebut karena tidak ragu akan misinya.

Ia lalu menerima Nobel Perdamaian bersama dengan De Klerk. Tahun 1994 berlangsung pemilu yang bebas dan adil untuk pertama kalinya di Afrika Selatan. Mandela terpilih sebagai presiden kulit hitam pertama. Pemerintahnya mengakhiri sistem apartheid dan merintis rekonsiliasi nasional.

Source:

http://id.wikipedia.org/wiki/Nelson_Mandela

http://www.dw.de/nelson-mandela-wafat/a-17274721

One thought on “Nelson Mandela Wafat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s