Memimpin Perusahaan Investasi Sejak Usia Muda

Setiap manusia dibekali bakat dan semangat untuk sukses dalam hidupnya. Tuhan telah memberikan segala yang diperlukan oleh anak manusia untuk memenangkan persaingan hidup. Bahkan tidak hanya kepada manusia, makhluk lain pun diberi bekal untuk bertahan.

Kita bisa ambil contoh, seekor burung yang pada pagi hari bangun tidur dengan perut kosong. Sementara di dalam sarangnya, empat ekor anak burung menjerit-jerit kelaparan. Apa yang diberikan Tuhan untuk induk burung tersebut?

Sekujur tubuhnya. Ya, sekujur tubuhnya adalah perlengkapan yang diberikan Tuhan untuk memenuhi kebutuhan hidup burung. Mulai paruh, sayap, cakar hingga bulu-bulu di sekujur tubuhnya adalah perlengkapan untuk bertahan hidup.

Begitu juga makhluk hidup yang lain, telah mendapatkan karunia Tuhan yang tiada terkira besarnya. Tinggal bagaimana sang makhluk menggunakan segala pemberian Tuhan yang ada padanya.

Nah, membicarakan bagaimana seorang makhluk menggapai kesuksesan, berikut ini adalah contoh kisah suksesnya. Bagaimana seorang anak muda yang awalnya “terpaksa” menerima tongkat estafet kepemimpinan dari sang ayah hingga berhasil membangun kerajaan bisnis.

Perjalanannya semakin menarik disimak, karena latar belakang pendidikan yang ditempuhnya sangat berlawanan dengan dunia yang digelutinya. Dari design graphics terjun begitu saja mengembangkan bisnis investasi di Jawa Tengah.

Berikut kisah yang diambil dari majalah Indonesian Inspire! free magazine edisi Maret 2012. Selamat menyimak semoga menginspirasi….

Christian Andre
Presiden Direktur PT Fasting Futures Semarang

Memimpin Perusahaan Investasi Sejak Usia Muda

Mungkin Belum banyak orang  yang mengenal sosok pemuda kelahiran Semarang 24 tahun silam ini, namun Christian Andre sudah menjabat sebagai komisaris  DC Brothers Group yang bergerak di bisnis Jasa keuangan, Property dan Media. Meski tergolong muda, waktu sehari selama 24 jam tak dihabiskannya hanya untuk bersantai atau sekedar hang out bersama teman-temannya. Karena baginya waktu sangat berharga yang harus dapat dimaksimalkan untuk bekerja, beristirahat serta bersantai.

Saat ini DC Brothers Group memiliki anak usaha yang bergerak di Jasa Investasi Keuangan yaitu PT Fasting Futures. Saat ini, Andre menjabat sebagai Vice President Marketing di Fasting Futures dan bertugas untuk menghandle seluruh team marketing yang berada dibawahnya, serta mengatur segala strategi dan promosi untuk team marketing.

Meskipun demikian, pada saat awal bekerja di PT Fasting Futures, Andre tidak mempunyai Basic Knowledge tentang bidang Marketing sama sekali. Apalagi jurusan kuliah yang ia tempuh sangat melenceng dari bisnisnya saat ini. “Waktu itu saya belajar Design dan Fine Art ,jadi ngga ada hubungannya sama sekali dengan bisnis,“ katanya saat berbincang dengan team Indonesia Inspired di kantornya.

Namun hal itu tidak menjadikan beban bagi pemuda penyuka traveling dan fotografi ini, malah menjadikannya cambuk untuk belajar lebih giat. “Saya merasa tertantang akan hal-hal baru yang belum pernah saya pelajari,“ kata Andre yang mengakui kepada team Indonesia Inspired bahwa ia belajar secara otodidak lewat media buku dan internet.

Sebab saat ini akses informasi sudah sangat bebas tinggal bagaimana kita memanfaatkannya. Selain itu Andre merasa waktu sehari 24 jam dirasa tidak cukup. Setiap harinya, ia masih disibukkan dengan jadwal meeting dan mengurus operasional perusahaan. Ia juga memberikan seminar ke beberapa perguruan tinggi di Jateng, tentang investasi di pasar perdagangan berjangka. Belum lagi, malam harinya masih disibukkan dengan kuliah S2 di salah satu perguruan tinggi swasta di Semarang. Waktu istirahatnya pun terkadang hanya 3 hingga 5 jam saja sehari.

Pria yang menyukai golf ini, belajar bisnis sekaligus mentor dari ayahnya Denny Chandra, yang juga sukses sebagai pengusaha investasi selama 12 tahun. Awalnya, sejak SMA pada tahun 2002 lalu, Andre tak begitu paham dan mengerti tentang bisnis ini, malah tidak tertarik untuk meneruskan bisnis keluarganya.

Namun selepas lulus kuliah, Andre dipercaya ayahnya untuk mengurusi kantor , dan saat itu tanpa keraguan  Andre menerima tantangan tersebut. ”Ayah saya banyak memberikan petuah dan saran, bagaimana memimpin perusahaan agar terus berkembang dan bisa bersaing dengan perusahaan lainnya,” ungkapnya.

Menurut dia, menjadi pemimpin perusahaan yang baik, harus menghargai dan menghormati setiap orang. Selain itu, memberikan inspirasi kepada bawahannya. Menjadi atasan  harus siap dan tegar dalam menghadapi segala permasalahan yang muncul, sehingga menemukan solusinya dengan benar.

Kesuksesan mengelola perusahaan, kata Christian, akan terjadi apabila fokus pada pekerjaan. Maraknya kompetitor lain yang bergerak di bidang investasi, membuat pria yang juga aktif bergabung dalam Komunitas Fotografer Semarang ini, dituntut berinovasi dengan usahanya.

Salah satu caranya, selalu observasi pasar dengan melihat perkembangan trend saat ini. Dikatakannya, saat ini sebagian orang lebih suka hal-hal yang serba praktis dan cepat meraih keuntungan. Agar tak kalah dengan perusahaan lainnya, PT Fasting Futures yang dipimpinnya, mengembangkan layanan via online kepada semua investor.

”Dulu orang mau investasi aja, harus datang dan telepon ke kantor kami. Namun sekarang dengan layanan online, mulai dari registrasi nasabah, penarikan dana nasabah, hingga yang terbaru kita sudah dapat transaksi langsung dengan menggunakan handphone BlackBerry. Ini sangat membantu dari sisi nasabah yang ingin serba praktis,” katanya.

Apalagi, lanjut Andre, kompetitor rata-rata banyak yang mengiming-imingi janji keuntungan yang muluk-muluk kepada nasabahnya, padahal kenyataannya tidak. Jika sudah demikian, tentu akan merugikan nasabah.

Hal inilah yang pantang dilakukan perusahaannya, karena nasabah sendiri yang akan menilai apakah perusahaan yang kita pimpin dikelola dengan baik atau tidak. Ya, memanfaatkan perkembangan produk teknologi informasi yang ada saat ini, menjadi salah satu jurus jitu Christian, untuk meyakinkan investor bergabung menanamkan dana di perusahaan miliknya.

Selain itu kunci penting di bisnis ini menurutnya adalah adanya edukasi dan pemahaman yang benar ke calon investor,”Tak Kenal Maka Tak Sayang” begitu ungkapan Andre .

Terang saja, perusahaan PT Fasting Futures yang dipimpin Christian saat ini, semakin berkembang. Pria kelahiran Semarang 14 September 1987 ini, menggandeng ratusan nasabah dan institusi swasta dan perguruan tinggi di wilayah Jateng-DIY.

Dia menambahkan, untuk memajukan perusahaan yang dikelolanya, bukan hal yang mudah. Butuh tim dan SDM yang mumpuni dan kompak. Untuk merekatkan antarkaryawan dan belajar kekompakan, Christian biasa bermain futsal dengan mereka. Dengan begitu, usahanya akan terus mengalami kemajuan seperti yang akan direalisasikannya tahun 2011 , dengan membuka 3 cabang baru di beberapa kota besar di Jateng.Dan untuk tahun 2012 ini targetnya adalah membuka 4 cabang baru lagi di luar pulau Jawa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s