Banyak Pilihan Dalam Bekerja

Dunia kerja memang unik dan menantang. Setiap pekerjaan memberikan kesulitan tersendiri untuk ditaklukkan. Kemampuan untuk menata diri  dalam pekerjaan akan diikuti oleh kesuksesan di kemudian hari.

Pilihan pekerjaan sangat beragam. Di Jakarta, setiap sisi jalan terdapat gedung-gedung perkantoran dengan line business berbeda. Begitu juga di samping kiri kanan gedung tersebut, banyak pekerjaan informal yang dapat ditekuni. Mulai penjaja makanan, jasa ojek, fotokopi, asongan dan lain-lain.

Meskipun berbeda, tetapi perjuangan para pekerja –baik kantoran maupun informal- nyaris sama. Mereka memperjuangkan keyakinan untuk hidup sukses, sejahtera dan berkecukupan bagi keluarga. Tentu dalam skala berbeda tetapi tujuannya nyaris sama, menuju kehidupan yang lebih baik.

Tidak jarang, dari orang yang bekerja di sector informal kemudian “masuk” ke dalam gedung untuk bekerja pada sector formal. Begitu juga sebaliknya, banyak pekerja kantoran yang kemudian “turun” dari mejanya di lantai bertingkat sebuah gedung dan bekerja di sector informal.

Semua sah-sah saja dilakukan selagi yang bersangkutan nyaman melakukannya. Apalagi dengan pilihan pekerjaan yang disertai dengan passion dan strong willing untuk menekuninya, keberhasilan pasti akan teraih.

Mungkin harus jatuh bangun untuk berjuang mewujudkannya. Tetapi karena sudah menjadi pilihan hidup, mereka tahu upayanya akan berhasil. Bahkan setelah sukses pun tidak akan berhenti untuk terus mencapai kesuksesan berikutnya.

Sikap seperti inilah yang ditunjukkan oleh Motivator Nomor Satu Indonesia, Andrie Wongso. Meskipun tidak lulus SD, kesuksesan demi kesuksesan terus diraih. Berikut ini, kisah sukses perjalanan hidup Andrie Wongso, The Best Motivator Indonesia. Selamat membaca…  

Misi :

Membangun Kekayaan Mental Manusia Indonesia Demi Kehidupan Yang Lebih Bernilai

Filosofi :

SUCCESS IS MY RIGHT

Lebih dari 20 tahun, Andrie Wongso berkiprah sebagai pengusaha, sekaligus menjadi seorang motivator handal. Kemauannya untuk berbagi semangat, pengalaman, dan wisdom dengan gaya bahasa yang sederhana namun powerfull kepada orang banyak, membuat publik dan media massa mengukuhkannya sebagai The Best Motivator atau Motivator No.1 Indonesia.

Andrie Wongso

SDDT, TBS

Tapi, siapa yang menduga jika anak kedua dari tiga bersaudara ini, terlahir dari sebuah keluarga miskin di kota Malang, tepatnya pada bulan Desember 1954. Pada usia 11 tahun (kelas 6 SD), Andrie terpaksa harus berhenti bersekolah karena sekolah mandarin tempatnya belajar ditutup. Itulah yang membuatnya punya gelar SDTT alias Sekolah Dasar Tidak Tamat. Sejak saat itu, Andrie melalui masa kecil hingga remajanya dengan membantu orangtua membuat dan menjual kue berkeliling ke toko-toko dan pasar.

Ada sebuah tanda tanya besar yang menggelayut di dadanya, dengan apa nasib ini dapat diubah? Maka, lewat perenungan panjang, Andrie yang kala itu berusia 22 tahun memutuskan untuk mengadu nasib ke Jakarta. Andrie berangkat dengan satu tekad yakni siap menghadapi apapun di depan dengan berani dan penuh kejujuran. Di Jakarta, Andrie memulai kehidupan barunya dengan bekerja sebagai salesman produk sabun hingga menjadi pelayan toko.

Kesukaannya bermain kungfu dari kecil dan kemampuannya bergaul dengan semua kalangan membawanya mendirikan perguruan kungfu “Hap Kun Do”, yakni sebuah aliran bela diri yang mengutamakan kekuatan, kecepatan, dan fleksibilitas. Dari belajar kungfu inilah, Andrie dapat membentuk sikap mental positif yaitu disiplin, tanggung jawab, pantang menyerah, ulet, dan bersikap ksatria. Dari sini pula bakat mengajar dan memotivasi Andrie terasah .

– Hap Kun Do –

Saat film-film laga dari Taiwan merajai layar lebar perfilman Indonesia , Andrie yang merasa berwajah oke dan memiliki badan atletis, menyimpan hasrat menjadi seorang bintang film laga. Lewat latihan keras, lebih keras, dan lebih keras lagi, serta setelah melalui proses gagal dan bangkit, mimpi Andrie menjadi kenyataan. Surat lamarannya sebagai bintang film diterima oleh perusahaan Eterna Film Hongkong, dengan kontrak kerja selama tiga tahun .

Tahun 1980, untuk pertama kalinya Andrie ke luar negeri, pertama kali naik pesawat, dan untuk pertama kali pula menghadapi kamera. Hidup Andrie saat itu serasa berada di awang-awang. Tetapi setelah melewati tiga tahun dan setelah merasakan suka duka bermain film di Taiwan, Andrie menyadari bahwa dunia film bukanlah dunianya

– Menjadi Bintang Film –

Andrie memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya dan memilih pulang ke Indonesia . Banyak orang menyatakan Andrie telah gagal karena tidak ada satu film pun yang menjadikannya sebagai bintang utama. Tetapi, Andrie berpikir justru jalan suksesnya telah makin terbuka. Sebab, ia makin matang mentalnya karena telah berhasil mengubah impian menjadi kenyataan. Keyakinan itu menjadi bekal pemikiran bahwa suatu hari nanti, bila bertemu dengan bisnis yang cocok dengan jiwa dan kemampuannya, dengan semangat juang yang sama, pasti kesuksesan bisa diraih!

Menandai setiap peristiwa yang telah dilalui, Andrie gemar menuangkannya dalam bentuk kata-kata mutiara di buku hariannya. Saat salah seorang teman kos mencontek kata-kata yang dibuatnya, dari situlah muncul ide untuk membuat kartu ucapan yang penuh dengan kata-kata mutiara. Selain untuk memotivasi diri sendiri, kata-kata mutiara dalam kartu tersebut juga bertujuan untuk membantu memotivasi orang lain. Dibantu oleh sang kekasih, Haryanti Lenny (yang sekarang menjadi istri), dimulailah bisnis pembuatan kartu ucapan “HARVEST” . Bisnis inilah yang di kemudian hari, mengukuhkan Andrie sebagai raja kartu ucapan. Dalam sejarahnya, “HARVEST” pernah digandrungi kawula muda seantero nusantara bahkan hingga ke mancanegara .

– Harvest –

– AW Success Shop –

Dari sini, usaha lainnya berkembang. Andrie mulai merambah ke bidang hologram, perusahaan mainan, dan pengelola beberapa foodcourt. Kemudian, untuk menaungi bidang pendidikan dan kepelatihan, Andrie mendirikan AW Motivation Training dan AW Publishing, Multimedia, serta membuka beberapa outlet AW Success Shop, yaitu toko pertama di Indonesia yang khusus menjual produk-produk motivasi.

Kini Andrie bersama isteri, Lenny Wongso, SH , serta tiga orang anaknya yaitu Vicky, Vendy, dan Valdy telah merasakan buah dari perjuangan masa lalunya. Kecintaannya pada keluarga dan keinginannya berbagi pengalaman hidup kini mengatarkannya menjadi sang pembelajar sejati, sehingga mengantarkannya menjadi motivator bagi siapa saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s