Ingin Cepat Berbisnis – Ambil Waralaba, Ingin Usaha Cepat Maju – Waralabakan

Di era globalisasi sekarang ini, segala hal maunya serba cepat dan instant.  Dari makanan hingga gaya hidup, semua telah mengadopsi  gaya cepat dan instant ini. Semua ingin cepat sampai tujuan dan mendapatkan keinginginannya dalam sekejap, benar-benar instant.

Di sekitar kita bisa dilihat, bahwa jajaran penganan instant banyak ditemukan di pinggir jalan. Belum kalau sudah masuk mall atau pusat perbelanjaan, hampir semua restoran menjual penganan instant.  Hebatnya, tidak ada satupun yang terlihat sepi dari pembeli yang menjadi pelanggan setia, dari segala tingkatan umur.

Akselerasi kecepatan dalam bisnis pun juga terjadi. Selain situasi dan kondisi yang sesuai untuk iklim bisnis, pertumbuhan ekonomi Indonesia 6,8 persen dengan stabilitas politik dan keamanan yang relatif mapan, membuat peluang usaha sangat terbuka. Penduduk besar dengan kekuatan daya beli yang relative tinggi juga berpengaruh terhadap tumbuh menjamurnya usaha baru.

Jadi kondisi perekonomian Indonesia sekarang ini, sangat kondusif bagi orang-orang yang ingin terjun sebagai pebisnis. Kalau bingung untuk menentukan pilihan bisnisnya, bisa mengambil waralaba yang sekarang sedang tren di kalangan pebisnis. Mengambil waralaba cukup mudah, cepat dan instant dalam menjalankan bisnis. Bisa langsung menjalankan usaha begitu aplikasi disetujui setelah melalui pelatihan dari pemilik waralaba.

Sedangkan bagi pemilik usaha yang ingin memajukan usahanya dengan cepat, saat inipun merupakan momentum yang tepat. Waralaba juga menjadi andalan dalam mempercepat akselerasi perusahaan sehingga menjadi lebih maju, dikenal dan menguntungkan. Semakin banyak peminat bisnis yang mengambil waralaba dari perusahaan, potensi keuntungannya pun semakin besar.

Berikut ini beberapa hal mengenai waralaba yang bisa dijadikan acuan untuk memulai bisnis atau memajukan perusahaan. (Disarikan dari UKMSukses)

Berikut adalah beberapa istilah dalam waralaba/franchise:

  • Franchisor:
    Pemberi franchise
  • Franchisee:
    Penerima franchise
  • Master Franchising:

Pemberian hak kepada penerima franchise untuk suatu wilayah khusus secara eksklusif. Berikut hak kepada penerima untuk mensub-franchise-kan usahanya di wilayah tersebut.

  • Franchise fee:

Biaya pembelian hak franchise untuk jangka waktu tertentu

  • Royalti fee:

Biaya kontribusi yang diberikan oleh franchisee kepada  franchisor secara periodik

  • Advertising fee:

Biaya kontribusi yang diberikan oleh franchisee kepada franchisor sebagai kontribusi melakukan kegiatan promosi yang bersifat nasional.

Keunggulan dan kekurangan system waralaba

Keunggulan:

Sebagai franchisee (penerima waralaba)

  1. Memperoleh program pelatihan yang terstruktur dari franchisor
  2. Mendapat bantuan manajemen secara terus menerus
  3. Mendapat keuntungan dari kegiatan operasional dibawah nama dagang yang telah mapan.
  4. Membutuhkan modal yang lebih kecil.
  5. Resiko bisnis relatif kecil.
  6. Memperoleh dukungan riset dan pengembangan dari franchisor.
  7. Mendapatkan akses kepada sumber-sumber pembiayaan.
  8. Pendampingan dalam memilih lokasi yang strategis.
  9. Dapat melakukan promosi bersama outlet lainnya.

Sebagai franchisor (pemberi waralaba):

  1. Perluasan usaha cepat berkembang.
  2. Modal pengembangan usaha relatif sedikit.
  3. Tingkat pengembalian investasi tinggi, karena adanya:
    • Franchise fee
    • Royalty fee
    • Advertising fee
    • Merchandising
    • dan lain-lain
  4. Kekuatan pemasaran tinggi, karena memiliki cabang yang lebih banyak.

Kekurangan sistem waralaba

  1. Adanya keharusan membayar royalty fee kepada franchisor untuk penggunaan sistem waralaba.
  2. Kemungkinan kerjasama dan kualitas dukungan franchisor yang tidak konsisten sesuai kontrak kerjasama.
  3. Ketergantungan yang besar kepada franchisor sehingga menjadi kurang mandiri.
  4. Reputasi dan citra bisnis yang diwaralabakan menurun di luar kontrol franchisor dan franchisee.

Jenis usaha yang  bisa menggunakan sistem waralaba:

  • Bisnisnya bisa distandarkan (bentuk, desain, cara operasional, bahan baku,dan lain-lain)
  • Memiliki keunikan (berbeda dari kompetitor, tidak mudah ditiru, dan memberikan nilai tambah untuk penjualan)
  • Transferable dan transparan (dapat diajarkan dan mampu bersifat terbuka)
  • Terbukti sudah berhasil dijalankan
  • Marginnya cukup besar untuk berbagi royalty
  • Bahan bakunya bisa disediakan di berbagai lokasi
  • Prospek bisnisnya cukup besar untuk jangka panjang

Tahapan legalitas untuk pengusaha yang akan mewaralabakan usahanya:

  • Mendirikan badan usaha
  • Pendaftaran merek
  • Mempersiapkan prospektus (dokumen penjelasan mengenai fakta-fakta terkait bisnis yang ditawarkan)
  • Mendaftarkan prospektus ke Kementrian Perdagangan-Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri. Pada akhir proses ini akan diterbitkan STPW (Surat Tanda Pendaftaran Waralaba)
  • Membuat sistem yang terstandar lengkap dengan manualnya secara tertulis
  • Mempersiapkan rancangan kontrak waralaba (tentunya dalam bahasa Indonesia dan merujuk pada hukum di Indonesia)

3 thoughts on “Ingin Cepat Berbisnis – Ambil Waralaba, Ingin Usaha Cepat Maju – Waralabakan

    • Pak Bambang….banyak informasi mengenai waralaba di internet, majalah atau tabloid. Biasanya pemilik bisnis waralaba memiliki website sendiri. Mereka menginformasikan segala macam tentang bisnisnya, mulai cara mengikuti waralaba, prospek, BEP dan lain-lain. Bermacam-macam jenis waralaba ditawarkan tinggal minat dan ketertarikan Pak Bambang. Mulai kuliner, minyak wangi, cuci-mencuci hingga pendidikan dengan biaya waralaba di bawah sepuluh juta hingga miliaran. Selamat berburu ya Pak….

  1. Ping balik: Mengenali Bisnis Waralaba yang Baik | PT Sembilan Bersama Media

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s