Kredit Perbankan untuk UKM

Bagi pebisnis UKM dan baru memulai usaha, masa-masa sekarang bisa dipastikan sedang berkutat dan berpacu dengan waktu. Ya……tanggal tua adalah waktu persiapan untuk menggaji karyawan, menyiapkan dana cash dalam jumlah cukup “lumayan”.

Belum lagi, tagihan-tagihan yang masuk untuk membayar rekening telepon, listrik dan air sudah menunggu. Semua membutuhkan dana segar yang menyedot keuangan perusahaan yang belum “gendut-gendut” amat. Apalagi, bagi UKM yang usianya baru seumur jagung masalah ini cukup pelik untuk dipecahkan.

Di sisi lain, untuk mendapatkan pinjaman atau kredit perbankan sebagai tambahan modal menghadapi berbagai problema. Belum adanya asset dan masa usaha yang belum genap satu tahun, membuat lembaga keuangan enggan mengucurkan kredit.

Lalu, darimana UKM memperoleh pinjaman dana untuk membesarkan usahanya? Artikel asuhan Iim Rusyamsi, S.T., Konsultan dan Pakar Usaha Kecil Menengah serta Chairman, UKMSukses.com, Co-Founder dan MWA Komunitas TDA, dimuat pada hari Senin,  27 Februari 2012-09.22 WIB di http://finance.detik.com/read/2012/02/27/092222/1852103/1340/mau-pinjam-di-bank-tapi-tak-punya-agunan-solusinya?f991107ukmini mengupas tuntas mengenai cara-cara mengatasinya. Silakan disimak…

Saat ini memang banyak UKM pemula yang masih kesulitan mengakses pembiayaan dari perbankan, walaupun ada program kredit yang dikhususkan untuk UMKM, banyak pelaku UKM pemula masih kesulitan mendapatkannya.

Selain karena masa usahanya yang belum genap 1-2 tahun juga dikarenakan belum mempunyai aset untuk dijadikan agunan/jaminan dan juga belum adanya legalitas usaha dari pebisnis pemula.

Pemerintah sendiri sebenarnya mempunyai program Kredit Usaha Rakyat (KUR) namun karena penyalurannya melalui perbankan maka persyaratannya pun seperti program perbankan lainnya yang sehingga ada beberapa UKM yang tidak dapat mengakses program KUR ini.

Namun hal tersebut jangan menjadi patah semangat kita untuk terus membangun usaha. Tips dari saya jika ingin mendapatkan pinjaman selain bank, beberapa pilihan adalah :

1. Sebagai UKM pemula kita harus rajin berjejaring (networking) dan menawarkan konsep proposal kerjasama kepada relasi kita yang mempunyai dana untuk berinvestasi di usaha kita.

Menjadi anggota koperasi simpan pinjam dengan aktif sehingga disaat kita memerlukan pinjaman dapat terpenuhi dari koperasi. Menjadi mitra binaan dari program PKBL BUMN, BUMN mempunyai program kemitraan kepada UKM dengan pinjaman berbunga sangat rendah yaitu 6% per tahun dan dengan persyaratan yang masih bisa dipenuhi oleh UKM dan selain itu juga UKM yang menjadi mitra binaannya tentu saja mendapatkan bimbingan dan binaan dari BUMN tersebut.

Mencari perusahaan modal ventura

Modal Ventura adalah suatu pembiayaan dalam bentuk penyertaan modal dalam suatu Perusahaan Pasangan Usaha (PPU) yang ingin mengembangkan usahanya untuk jangka waktu tertentu (bersifat sementara). Skema pembiayaan ini menggunakan sistem bagi hasil dan pengembalian modal (divestasi). Saat ini banyak perusahaan modal ventura lokal maupun asing.

2. Saran yang lainnya dan mungkin dapat didahulukan adalah mencari pinjaman dari kalangan terdekat misalnya dari keluarga, sahabat dan teman namun tetap dengan skema profesional yaitu pembagian hasil atau pun kerjasama.

Sebagai tambahan, untuk terus membangun usaha kita menjadi maju dan agar mudah mendapatkan kepercayaan pihak ketiga dalam membantu pembiayaan usaha maka kita pun harus menyiapkan diri dari sisi pribadi dan perusahaan agar pantas untuk mendapat bantuan pembiayaan.

Pertama yang harus diperkuat adalah karakter dari diri dan usaha kita, bangunlah budaya berintegritas dan mempunyai komitmen yang tinggi sehingga rekam jejak kita dari sisi pemasok, pelanggan dan pihak pembiayaan mempunyai nilai yang baik.

Kedua, bangunlah kapabilitas dari usaha kita sehingga mudah untuk dapat dibiayai oleh pihak perbankan maupun lainnya. Kapabilitas hasil penjualan, struktur biaya, arus kas, perputaran tagihan dan biaya terhadap pendapatan. Jagalah, tingkatkan dan terus disiplin terhadap kapabilitas-kapabilitas tersebut sehingga akan terlihat dan terbukti baik oleh perbankan atau pihak lainnya.

Ketiga adalah terus menjaga hidup tetap sederhana dan memprioritas hal yang penting dalam pengeluaran pembiayaan sehingga kita mempunyai kemampuan modal sendiri.

Walaupun nantinya dibantu oleh perbankan atau lainnya, mereka tidak mungkin membiayai 100% yang kita butuhkan, sebagian harus ada modal sendiri yang kita siapkan. Dan juga berusaha menabung untuk dapat memiliki aset dari hasil laba usaha, misalnya aset properti yang nantinya dapat kita agunkan jika diperlukan pembiayaan.

Dan jangan lupa bergabunglah dengan komunitas-komunitas atau organisasi wirausaha agar kita dapat memperluas jejaring usaha kita.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s