Jangan Takut Gagal

Satu kata yang menjadi momok bagi orang-orang dewasa adalah GAGAL. Banyak orang akan merasa malu ketika melakukan suatu hal dan menemui kegagagalan. Sebagian dari mereka akan menghentikan aktivitas yang gagal tersebut, meskipun peluang meraup kesuksesan lebih besar terbentang. Tentu andai mereka mampu melawan kegagalaannya.

Di sisi lain, ada orang-orang yang dengan tabah menerima kegagalannya. Mereka menyusun ulang langkah dan strategi agar tercapai angan dan cita-citanya. Belajar dari anak-anak balita, yang untuk berdiri tegak dan berjalan dengan dua kaki, harus jatuh bangun ribuan kali.

Begitulah adanya, kesuksesan hanya bisa diperoleh ketika berbagai kegagalan menghadang langkah. Tinggal bagaimana kita menyikapinya. Menyerah, menerima keadaaan dan kalah atau berjuang mengatasi kegagalan dan keluar sebagai pemenang.  Pilihan ada di tangan kita……

Melengkapi semangat tidak takut gagal, berikut ini artikel sangat insipiratif dari Jamil Azzaini, Inspirator Sukses Mulia, yang kami kutip lengkap. Selamat membaca……

Wajib Gagal

Ada yang konsultasi kepada saya, “Pak, saya ingin menjadi entrepreneur tetapi saya tidak siap menghadapi kegagalan. Bagaimana pak?” Rupanya, banyak orang mengira kegagalan itu sebuah aib sehingga harus dihindari, padahal kegagalan adalah bagian dari proses menuju keberhasilan. Siapapun yang ingin sukses harus pernah gagal.

Merujuk pada hasil riset Lisa Amos, profesor bidang bisnis dari Tulane University, rata-rata entrepreneur membuat 3.8 kegagalan sebelum akhirnya berhasil dalam usahanya. Mereka tidak menganggap itu adalah kegagalan dan kemunduran. Mereka menyadari bahwa tiga langkah maju dan dua langkah mundur itu menghasilkan satu langkah maju.

Saatnya orang-orang yang takut dengan kegagalan mengubah persepsinya terhadap kegagalan. Ketahuilah bahwa kegagalan itu manusiawi dan tidak dapat dihindarkan. Jika Anda manusia, Anda pasti akan membuat kekeliruan-kekeliruan yang identik dengan kegagalan.

Persepsi bahwa kegagalan adalah musuh harus dibuang jauh-jauh dari pikiran dan hati Anda. Sesungguhnya dibutuhkan kegagalan untuk menciptakan kesuksesan. Bahkan para ahli menyakini bahwa, “Orang yang tidak pernah membuat kekeliruan akan dikendalikan atau diperintah oleh orang yang pernah membuat kekeliruan.” Amatilah orang-orang yang sukses tidak melihat kekeliruan dan kegagalan sebagai musuh.

Persepsi bahwa kegagalan itu memalukan juga harus Anda buang. Kegagalan bukanlah sesuatu yang permanen. Ia adalah salah satu proses atau langkah yang harus Anda lalui untuk menuju kesuksesan hidup.

Saya tidak pernah malu walaupun orang-orang tahu saya dulu pernah bangkrut dalam bisnis. Saya juga pernah tidak naik kelas saat SD. Saya juga pernah ditolak tiga kali saat “melamar” wanita untuk menjadi pendamping hidup saya. Indek Prestasi Kumulatif (IPK) saya waktu lulus S-1 dari IPB juga tidak terlalu membanggakan, pas-pasan alias dua koma Alhamdulillah.

Karena kegagalan sesuatu yang tidak bisa dihindarkan, maka bila Anda ingin sukses Anda wajib gagal. Mengapa? Karena jika kegagalan tidak pernah Anda alami maka Anda tidak akan pernah merasakan kesuksesan. Tugas kita melakukan yang terbaik, bila ternyata gagal atau berhasil nikmati saja. Kegagalan sama baiknya dengan kesuksesan dalam proses kehidupan yang kita jalani

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s