Banyak Jalan Menuju Roma

Sebuah peribahasa yang sangat fenomenal berbunyi “Banyak jalan menuju Roma”. Kenapa fenomenal, karena artinya baik secara harfiah maupun kiasan sangat luas dan menyentuh. Coba kita hitung, berapa banyak jalan yang bisa ditempuh menuju Monas kalau kita start dari  Bekasi misalnya.

Atau secara kiasan berapa banyak cara atau jalan yang bisa kita tempuh untuk menggapai kesuksesan. Banyak sekali. Tinggal bagaimana kita sebagai manusia, makhluk Tuhan untuk tidak berputus asa, bekerja keras, pantang menyerah dalam mengupayakan kesuksesan.

Kisah dari Inspirator Sukses Mulia, Jamil Azzaini berikut ini bisa dijadikan suri tauladan. Bahwa bekerja keras yang dilandasi dengan inovasi yang tepat –meskipun pada pekerjaan yang sama- akan menghasilkan “sesuatu” yang  lebih besar.   

Jangan Menyerah

Saat saya SMP dulu pernah membaca sebuah buku cerita. Judul dan penulisnya saya lupa. Namun ceritanya selalu saya ingat, terutama saat saya nonton film petualangan seperti “Indiana Jones” atau film-film tentang perburuan harta karun.

Di masa lalu ada sekelompok pemburu harta karun. Ketika tersiar kabar bahwa di suatu pulau kecil terkubur harta karun maka mereka memburunya. Melalui perjalanan darat dan laut mereka terus mencari di mana pulau itu berada. Setelah melakukan perjalanan berbulan-bulan yang melelahkan akhirnya kelompok pemburu harta karun tersebut menemukan pulau itu.

Asa yang hampir hilang berubah menjadi semangat membara dan suasana suka cita. Pemimpin pemburu harta karun memerintahkan anggotanya untuk istirahat agar esok hari memiliki tenaga yang cukup untuk mencari dimana harta karun itu tersimpan. Keesokan harinya, mereka berjalan menyusuri pulau kecil  itu. Tidak lama kemudian ditemukanlah goa penyimpanan harta karun dengan ditutup pintu batu yang sangat kuat.

Mereka saling bergantian mendorong pintu goa itu. Tak bergeming. Berulang kali mereka berusaha mendorong pintu goa dengan berbagai cara, namun batu yang menutupi goa itu tak bergerak sedikitpun. Setelah berhari-hari tidak berhasil membukanya, sang pemimpin berkata, “Kelihatannya pintu goa ini dirancang untuk tidak bisa kita buka, mari kita pulang dan mencari rezeki di tempat lain.” Dengan perasaan sangat kecewa mereka meninggalkan pulau yang telah dicarinya berbulan-bulan. Cerita tidak berhenti disini.

Selang beberapa hari, datanglah kelompok pemburu harta karun lain ke pulau itu. Mereka juga berusaha mendorong pintu goa itu, tak berhasil. Berusaha lagi, tidak berhasil lagi. Setelah beberapa kali tidak berhasil, sang pemimpin berkata, “Mari kita tarik pintu goa itu!”  Dan dengan sangat mudah pintu goa itu berhasil dibuka. Wow, harta karun yang berlimpah kini menjadi milik mereka!

Pertanyaan saya, apakah pemburu harta karun yang pertama bekerja keras? Jawabannya pasti: ya! Tetapi mengapa mereka tidak berhasil? Karena mereka tidak mencoba cara yang baru dan hanya menggunakan cara yang sama. Cara yang sama adalah persepsi di kepala mereka bahwa membuka pintu itu haruslah selalu didorong. Padahal cara yang baru, menarik pintu, terbukti lebih mudah dan lebih cepat.

Nah, sekarang saya ingin bertanya kepada Anda, “Apa cara yang berbeda atau cara baru yang akan Anda lakukan tahun ini agar hidup Anda mengalami percepatan?” Saya berharap Anda bersungguh-sungguh untuk mencari jawabannya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s