Indonesian Creativity Award Kategori “The Best Creative Product” Untuk PT Sido Muncul

J Irwan Hidayat
Direktur Utama PT Sido Muncul

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.


PT Sido Muncul didirikan oleh Ibu Rakhmat Sulistio di Yogyakarta pada tahun 1930-an. Setelah terjadi perang kolonial yang kedua, pada 1949, ia mengungsi dari Yogyakarta dan hijrah ke Semarang. Di ibukota Jawa Tengah, perempuan kelahiran 13 Agustus 1897 tersebut tetap melanjutkan usahanya membuat jamu.

Sebagai sebuah industri rumah tangga (home industry) pendiri perusahaan jamu ini hanya memiliki tiga orang karyawan. Untuk efektivitas, ia memiliki kreativitas tinggi dan melakukan inovasi yang sangat brilian. Yakni membuat produk jamu/ramuan dalam bentuk serbuk yang lebih praktis. Permintaan pasar yang semakin tinggi, membuat ia harus mendirikan perusahaan sederhana, bernama Sido Muncul tahun 1951.

Sido Muncul memiliki arti “mimpi menjadi kenyataan” yakni mimpi Ibu Rakhmat Sulistio untuk melestarikan resep-resepnya sekaligus mendirikan perusahaan jamu. Pabrik jamu pertamanya dibangun di Jl. Mlaten, Trenggulun. Permintaan pasar yang meningkat memaksa ia harus memindahkan pabrik ke Jl. Kaligawe tahun 1984. Sejak itu, pabrik dilengkapi dengan mesin-mesin modern serta penambahan karyawan.

Dalam mengantisipasi perkembangan masa depan, PT Sido Muncul membangun sebuah pabrik yang lebih modern dan lebih besar seluas 29 ha di Klepu, Ungaran, Bergas pada tahun 1997. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Direktur Jenderal Pengendalian Obat dan Makanan, Drs. Wisnu Kaltim. Peresmian pabrik pada 11 November 2000 dilakukan oleh Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Republik Indonesia, Dr. Achmad Sujudi. Pada saat yang sama PT Sido Muncul seperti SidoMuncul menerima sertifikat standardisasi produk jamu setara dengan standar farmasi.

Di tangan J Irwan Hidayat sebagai Direktur Utama, akselerasi kemajuan PT Sidomuncul semakin cepat. Berbagai produk unggulan diluncurkan ke pasar dan mendapat sambutan positif. Kepercayaan public terhadap produk PT Sidomuncul semakin besar sehingga animo masyarakat untuk menggunakan jamu sebagai upaya kesehatan semakin tinggi.

Dengan terbangunnya kepercayaan public terhadap produk jamu, perkembangan perusahaan semakin maju. Meskipun untuk mencapai semua itu, PT Sidomuncul telah melakukan perjalanan panjang dengan berbagai kendala yang harus ditaklukkan. Dari perbandingan penjualan antara produk farmasi dan jamu yang awalnya 10:1, perlahan-lahan mulai terjadi peningkatan. Konsumsi jamu masyarakat semakin meningkat dan masuk ke berbagai strata sosial, dari kelas bawah sampai elit.

Kunci untuk memajukan industry jamu adalah dengan mengelola industri farmasi, yaitu transparan, rasional, aman, dan jujur. Di industri jamu sendiri pada waktu itu kerasionalan dan keamanannya hanyalah sebatas bukti-bukti empiris. Oleh karena itu, produk jamu harus dilakukan penelitian dan uji khasiat, meski relatif aman tetapi harus dibuktikan secara ilmiah kandungan khasiatnya.

Untuk itu, Irwan Hidayat membangun laboratorium yang modern, lengkap, dan terakreditasi, meski harus mengeluarkan biaya cukup besar. Menurutnya, industri Sidomuncul didesain sebagai pabrik ramah lingkungan. Tidak hanya itu, limbah pembuatan jamu juga digunakan sebagai pupuk organik, karena jika dihanguskan ataupun dibakar dampaknya akan menambah parah pemanasan global.

Melalui upaya berbagai penelitian seperti uji toksisitas, uji khasiat, standardisasi, quality control, budi daya tanaman obat, produk jamu bisa disejajarkan dengan farmasi. Beberapa hal lainnya terus dikembangkan PT Sidomuncul bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di Indonesia di antaranya Fakultas Kedokteran Undip, Fakultas Farmasi Sanata Dharma Yogyakarta, Universitas Maranata Bandung dan beberapa instansi seperti BPTO Tawangmangu, Balitro Bogor serta budi daya tanaman obat bekerjasama dengan kelompok-kelompok tani untuk mendapatkan standardisasi bahan baku.

Hingga sekarang pabrik PT Sidomuncul adalah pabrik yang ramah lingkungan, dan pada 2000, Sidomuncul akhirnya mendapatkan sertifikat sebagai pabrik farmasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Depkes melalui BPOM. Bahkan sampai saat ini satu-satunya perusahaan jamu pertama yang memperoleh sertifikat pabrik farmasi. Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, kepercayaan terhadap jamu Sidomuncul mulai tumbuh. Tidak heran, perusahaan mendapat banyak penghargaan mulai dari ICSA, IBBA, Marketing Award, Cakram Award, Kehati Award, Bung Hatta Award, IMAC, WOM, dan penghargaan-penghargaan lainya.

Visi PT Sidomuncul

“Menjadi industri jamu yang dapat memberikan manfaat pada masyarakat dan lingkungan”

Misi PT Sidomuncul
• Meningkatkan mutu pelayanan di bidang herbal tradisional
• Mengembangkan research/penelitian yang berhubungan dengan pengembangan pengobatan dengan bahan-bahan alami
• Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membina kesehatan melalui pola hidup sehat, pemakaian bahan-bahan alami dan pengobatan secara tradisional
• Ikut mendorong pemerintah/instansi resmi agar lebih berperan dalam pengembangan pengobatan tradisional

Atas kreativitas dan inovasi yang telah dilakukan PT Sido Muncul selama puluhan tahun di Indonesia, penghargaan Indonesia Creativity Award Kategori “The Best Creative Product” dipersembahkan kepada J Irwan Hidayat, Direktur Utama PT Sido Muncul. Selamat dan sukses…………..

PT Sido Muncul
Marketing Office
Jl. Cipete Raya No. 81
Jakarta 12410, Indonesia
Tel : (62 21) 765 3535
Fax : (62 21) 765 6522
E-mail: marketing@sidomuncul.com

Pabrik
Jl. Soekarno Hatta Km. 28
Kec. Bergas – Klepu, Semarang – Indonesia
Tel : (62-24) 6580-559, (62-298) 523-515
Fax : (62-24) 6580-332, (62-298) 523-509
E-mail : simuncul@indosat.net.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s