The Best Inspiring Woman Untuk Hj Tien Esa Amongpradja

Hj Tien Esa Amongpradja
Pendiri Yayasan Itikurih Hibarna

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.


Yayasan Itikurih Hibarna (disingkat YIH) adalah sebuah yayasan yang bergerak di bidang pendidikan dan pertanian, didirikan pada tanggal 21 Januari 1998, sesuai Akte Pendirian No.123, berdomisili di Desa Ciparay, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Yayasan Itikurih Hibarna adalah penerus dari kelompok tani-koperasi yang bernama sama, Itikurih Hibarna, yang didirikan oleh keluarga Amongpradja di Ciparay sekitar tahun 1920-an.
Itikurih Hibarna merupakan model percontohan koperasi pertama di Jawa Barat saat itu (daerah Priangan). Koperasi ltikurih Hibarna memiliki sistem kerja yang dalam perkembangannya dikemudian hari menjadi dasar sistem kerja yang dianut koperasi modern seperti yang kita kenal saat ini.
YIH saat ini mengelola 10 kelompok tani beras organik (Kel. Tani SARINAH), dengan keseluruhan luas lahan sawah sekitar 50 hektar. YIH menyediakan permodalan, bibit padi, pupuk organik, penyuluhan berkala, serta membantu penyaluran bantuan-bantuan dan Dinas Pertanian Jawa Barat kepada seluruh kelompok tani tersebut. YIH memiliki fasilitas produksi beras yang memadai mulai bangunan pembuatan pupuk organik (Rumah APO), Kandang kambing-sapi, gudang beras, areal pengeringan gabah, 2 mesin giling/heuler dan 1 mesin pecah kulit, serta fasilitas dan perlengkapan penunjang Iainnya.
Seluruh kelompok tani dibawah pengelolaan YIH sudah memenuhi semua persyaratan pelaksanaan prosedur pengelolaan lahan organik dan sistem manajemen organik. Dalam rangka proses sertifikasi organik, yang dalam waktu tidak terlalu lama lagi akan diterbitkan oleh Dinas Pertanian Jawa Barat.
Beberapa jenis produk pertanian yang dihasilkan oleh YIH saat ini adalah:
1. Beras Putih Organik, varietas Impari — varietas hasil eksperimen dan silangan Balai Penelitian Tanaman Pangan Sukamandi, Subang. Rasanya enak dan pulen, warnanya putih bening, memiliki daya tahan yang tinggi terhadap hama wereng cokiat.
2. Beras Merah Organik, varietas Aeksibundong — varietas tersebut adalah varietas padi yang tergolong langka di Indonesia, merupakan hasil eksperimen dan silangan dan Balai Penelitian Tanaman Pangan Sukamandi, Subang. Rasanya enak dan pulen, memiliki daya tahan yang tinggi terhadap hama wereng coktat, serta sangat bermanfaat bagi kesehatan terkait kandungan organik didalamnya
3. Pupuk Organik Cair dan Padat — Pupuk organik padat digunakan untuk menambah “bahan makanan” bagi padi serta meningkatkan kualitas tanah dan unsur haranya. Pupuk organik cair digunakan untuk mengaktifkan mikroba-mikroba yang dibutuhkan untuk “memasak” pupuk organik padat yang diberikan kepada padi, sekaligus berfungsi ganda sebagai anti hama dan hormon akselerasi pertumbuhan agar volume beras hasil panen meningkat.
Baik beras putih maupun beras merah yang diproduksi, kedua jenis beras tersebut dipasarkan dalam paket plastik ukuran per 5 kg. Kapasitas produksi beras yang dihasilkan oleh YIH melalui kelompok-kelompok taninya adalah berkisar antara 500.000 liter (normatif) sampai dengan 600.000 liter (kondisi terbaik) setiap panen, dengan rata-rata volume beras yang dihasilkan per hektarnya berkisar antara 5.000 liter sampai dengan 6.000 liter. Hasil uji lab yang diterbitkan setiap tahunnya oleh laboratorium rekanan Dinas Pertanian Jawa Barat menunjukkan bahwa semua beras organic yang di produksi oleh YIH adalah “Bebas Pestisida” dan “Bebas Bahan Kimia”.
Hj Tien Esa Amongpradja sendiri sudah berkiprah di Yayasan Itikurih Hibarna sejak tahun 90-an. Sebagai keturunan Amongpradja, ia berusaha untuk membangun kembali kampung halaman tempatnya dilahirkan. Melalui yayasan, untuk memajukan penduduk di mana dirinya dan sembilan orang saudaranya dibesarkan. Selain bergerak di pertanian organic, Hj Tien Esa Amongpradja juga mendirikan sekolah dari SD – SMA. Yang mencengangkan, dengan fasilitas nomor satu para siswa tidak harus membayar mahal, karena yayasan dengan hasil pertanian dari lahan pertanian seluas 50 hektare dapat mensubsidi biaya tersebut.
Selain itu, Hj Tien sebagai pengelola menyumbangkan sebagian besar hasil keuntungan dari beberapa SPBU miliknya untuk kepentingan sekolah. Perempuan yang memiliki obsesi untuk melihat perempuan Indonesia mandiri ini, benar-benar mencurahkan waktu dan tenaga yang dimilikinya untuk mewujudkan obsesi tersebut. Apalagi semenjak anak-anaknya menikah dan mandiri, ia menjadi lebih banyak memiliki waktu mengurus yayasan.
Atas pengabdian, perjuangan dan dedikasinya bagi kemajuan serta kesejahteraan petani, anak-anak bangsa dan perempuan Indonesia, penghargaan INDONESIAN INSPIRE 2011 Kategori “The Best Inspiring Women” dipersembahkan kepada Hj Tien Esa Amongpradja, Pendiri Yayasan Itikurih Hibarna. Selamat…….

Yayasan Itikurih Hibarna
Jl Raya Laswi No. 757, Ciparay Bandung 40381 – Jawa Barat
Telp: 022 – 595 3182 Fax: 022 – 595 0953 email: educom@cbn.net.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s