Ulang Tahun Pak Gun di Indonesian Improvement Award 2015

Acara Gala Winner Penghargaan Indonesian Improvement Award 2015, pada tanggal 27 Februari lalu sungguh istimewa. Acara yang digelar oleh PT Sembilan Bersama Media dan Majalah Indonesian Inspire ini telah memasuki tahun ke-4 penyelenggaraan.

Disamping memberikan penghargaan bagi  21 perusahaan, lembaga pendidikan dan tokoh berprestasi pada katagori masing-masing, gala winner kali ini bertepatan dengan ulang tahun Founder PT SBM, Laksdya TNI (Purn.) Gunadi, MDA.

Selain acara yang berlangsung meriah dengan penampilan tari tradisional dan pembagian doorprize, tradisi potong kue ultah dan pemberian kado pun menjadi sajian malam itu. Diiringi tepuk tangan membahana dari tamu dan undangan yang hadir, Pak Gun dengan sukacita menerima cindera mata.

Berikut adalah gambar-gambar Ultah Pak Gun yang berhasil direkam tim fotografer nineComm sebagai event organizer acara tersebut.

PENYERAHAN KUE ULTAH LAKSDYA GUNDAI, MDA TIUP LILIN DI ULTAH LAKSDYA GUNADI, MDA ULTAH LAKSDYA GUNADI, MDA

Selamat Datang Ahok, Gubernur DKI Jakarta

Setelah Ir. Joko Widodo dilantik sebagai Presiden RI, jabatan yang ditinggalkannya sebagai Gubernur DKI Jakarta dipegang oleh wakilnya, Ir. Basuki Tjahaya Purnama. Jabatan sebagai Plt. Gubernur sudah dijalani oleh Ahok saat Jokowi cuti karena mengikuti Kampanye Pilpres 2014. Tepatnya, Ahok telah menjabat sebagai Plt Gubernur sejak tanggal 16 Oktober – 19 November 2014.

ahok dan istriSepak terjang Ahok selama ini cukup menarik perhatian, keras, tegas dan tanpa kompromi. Ditambah kata-kata yang tergolong kasar keluar dari seorang pejabat dan banyak dikutip media, semakin melengkapi kontroversinya. Siapakah sebenarnya pria bernama Tionghoa Zhong Wanxue ini? Artikel berikut ini mengupas tuntas sosok Ir. Basuki Tjahaya Purnama, MM., Gubernur DKI Jakarta. Baca lebih lanjut

Selamat Hari Batik Nasional

batoikkkkk

Hari ini Kamis, 2 Oktober 2014 bertepatan dengan peringatan Hari Batik Nasional yang kelima. Penetapan batik sebagai sebagai salah satu warisan kebudayaan dunia terjadi pada 2 Oktober 2009 lalu. Dalam sejarahnya, tradisi pembuatan batik bukan hanya milik Indonesia. Jejak batik juga terdapat di negara-negara seperti Nigeria, China, India, Malaysia, Filipina, dan Sri Lanka. Meskipun demikian, batik Indonesia adalah yang paling popular dan dikenal di seluruh dunia.

UNESCO mengakui bahwa Batik Indonesia mempunyai berbagai motif yang berkaitan erat dengan perkembangan budaya bangsa. Keragaman status sosial, kebudayaan lokal, alam, hingga sejarah telah melahirkan warna-warni dalam kesenian batik. Tidak bisa dipungkiri lagi, batik adalah ciri khas Indonesia yang mesti dijaga agar tidak luntur ditelan zaman.

Oleh karena itu, sangat tepat Indonesia merayakan 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mengeluarkan Keppres No. 33/2009 yang menetapkan tanggal tersebut sebagai peringatan diakuinya batik sebagai warisan dunia.

Apalagi, Indonesia tidak hanya sekadar memproduksi batik saja. Batik telah diekspor ke berbagai negara sebagai komoditas non migas penyumbang devisa. Ekspor batik Indonesia meningkat dari 32 juta dolar AS pada 2008 menjadi 300 juta dolar AS pada 2013.

Negara tujuan ekspor batik nasional terbesar adalah Amerika Serikat, Jerman dan Korea Selatan. Dengan tingginya minat pasar mancanegara tersebut, maka penting adanya perlindungan hak karya intelektual perajin untuk menjamin keunggulan industri dan perdagangan.

Lalu, sejarah perjalanan batik di Indonesia sendiri seperti apa? Artikel berikut ini akan menjelaskan asal muasal batik Indonesia beserta sejarahnya. Silakan disimak, selamat Hari Batik …… Baca lebih lanjut

Yang Besar Berawal Dari Kecil

usaha kecil

Seringkali kita mendengar seorang nenek yang memuji cucunya dengan kata-kata seperti ini “Sudah besar sekarang yaa si A, padahal dulu kecil banget”.

Atau seorang bapak yang dengan kagum memuji rekannya setelah mendengar kisah suksesnya membangun usaha. “Wah tidak tahu kapan mulainya, usahamu tahu-tahu sudah besar saja. Sebentar lagi kamu masuk golongan konglomerat di Indonesia.”

Kita sering mendengar percakapan seperti ilustrasi di atas dalam berbagai kesempatan. Karena kehidupan sehari-hari sudah cukup “memusingkan” seringkali kita abai terhadap perkembangan orang-orang diluar keluarga.

Jangankan untuk memerhatikan bagaimana usaha yang dikembangkan orang lain, mengamati perkembangan anak-anak kita sendiri kadang terlupakan.

Akibatnya, ada orang yang tidak tahu telah seberapa besar, pintar, atau maju anak-anak di sekolah? Atau bagaimana pergaulan anak-anak muda zaman sekarang sehingga kita mengantisipasi “jaring” pengaman bagi anak sendiri.

Jadi tidak heran, ketika seseorang bertemu dengan teman lamanya yang berkecimpung di dunia usaha, ternyata usahanya maju luar biasa. Padahal saat memulai, usahanya sangat kecil dan tampak tak mampu bersaing.

Seringkali, kenyataan usaha kecil yang besar di kemudian hari tersebut menghentak bagi orang Indonesia. Dalam bayangan kita, saat memulai usaha sudah harus lengkap dengan modal yang kuat, persiapan matang dan melalui riset pasar mendetail.

Padahal, perusahaan besar dan menggurita sekarang ini dimulai dari usaha sangat kecil. Tidak jarang, bahkan dikembangkan dari kamar kos atau garasi rumah dengan modal pas-pasan dan hanya berlandaskan insting bisnis semata.

Artinya, sebuah usaha kecil yang sekarang digeluti, bukan tidak mungkin akan menjadi usaha yang besar di masa mendatang. Tinggal ketekunan, kerja keras dan memanfaatkan peluang yang ada untuk maju.

Jadi, tinggal kemauan kita untuk memulai usaha meskipun kecil tapi berpeluang menjadi besar di masa mendatang atau nyaman dengan kondisi sekarang? Nah, bagi yang “sudah” berniat membangun usaha kecil dari sekarang, tips berikut ini mungkin sangat membantu. Selamat membangun usaha…. Baca lebih lanjut